...semburat ketulusan dalam balut kesederhanaan...
Showing posts with label Special Occasion. Show all posts
Showing posts with label Special Occasion. Show all posts

Welcoming 2012

Happy New Year 2012
Semoga tahun yang baru ini lebih baik dari tahun2 sebelumnya.. ;)

ada yang datang, pasti ada yang pergi

Saya selalu bertanya, "kenapa harus ada perpisahan? Kenapa harus ada yang pergi? Bukankah akan lebih baik kalau semuanya tetap tinggal sehingga tidak ada perpisahan dan menciptakan sebuah kebersamaan?" Tapi sampai sekarang, saya tidak pernah berhasil mendapatkan jawaban yang bisa mewakili rasa ingin tahu saya. Karena jawaban yang saya terima selalu sama--selalu klise menurut saya. Mereka selalu menjawab dengan, "karena selalu ada hal baru yang datang, makanya harus ada yang pergi."

Entah berapa banyak waktu yang saya buang percuma untuk mempertanyakan hal tidak penting itu. Yang sebenarnya sudah saya dapatkan jawabannya dari jawaban mereka, hanya tinggal pemaknaan dan pengembangan cara berpikir saya yang harus saya ubah.

Children Day


Seorang anak yang berkualitas datang dari lingkungan dan orang tua yang baik. Pola didik orang tua sangat berpengaruh bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. Intensitas waktu kebersamaan dengan anak juga punya andil besar dalam membentuk karakter seorang anak untuk menjadi anak berkualitas sebagai generasi penerus. Dalam hal ini, sangat dibutuhkan peran orang tua--dalam mendidik anak--bukannya malah dari tangan pembantu atau baby-sitter atau pengasuh anak atau apalah sebutannya. Karena biar bagaimanapun, kualitas didikan mereka pasti tidak akan mungkin sama dengan orang tua.

Jadi, para orang tua (khususnya para Ibu)..yuk, luangkan lebih banyak waktu kalian untuk bersama anak, bukannya melulu mengejar karier, materi, atau pun kesenangan pribadi. Anak juga butuh kehadiran kalian!!

SELAMAT HARI ANAK
Semoga semakin banyak anak-anak berkualitas yang bisa jadi generasi penerus bangsa

Dan saya pun bangga menjadi anak di keluarga saya. Bangga dengan orang tua saya yang telah mengurus, merawat, mendidik, dan membesarkan saya sampai sekarang dalam lingkungan yang berkualitas. Bangga dengan pengorbanan Ibu saya yang rela meninggalkan kesenangan pribadinya, karier cemerlangnya--dan memilih tinggal di rumah untuk mengurus, merawat, dan mendidik kami para anak-anaknya.
:)

dan ternyata selama ini saya salah.....

.....karena berpikir untuk berhenti menulis di blog ini.
.....karena saya pikir tidak ada orang yang mau membaca segala coretan-coretan kata yang saya buat di sini.

Karena ternyata, setelah sekian lama saya bergulat dengan pikiran-pikiran pesimistis itu dan berujung pada kesimpulan untuk berhenti menulis, saya mendapatkan sebuah kenyataan bahwa masih ada orang yang dengan setia membaca blog saya ini.

Dan sekarang, hanya rasa bersalah yang menggunung saat mengingat saya telah menyia-nyiakan suatu hal berharga.
Dan mulai sekarang, saya akan mulai untuk menulis lagi, untuk saya, dia, dan mereka yang begitu setia membaca coretan-coretan tak berguna yang saya buat ini.

Terima kasih, all of my readers.
Tanpa kalian dan fakta yang terungkap, mungkin blog ini sudah mati dan terkubur bersama kemampuan-kemampuan saya yang lain yang juga terlupakan begitu saja seiring dengan berjalannya waktu.

Dan semoga tidak ada kebosanan untuk tetap membaca dan mengunjungi blog saya ini...

Another Death News

Hari ini saya banyak sekali mendengar dan melihat berita duka cita, baik secara langsung ataupun hanya sekedar membacanya di Home Facebook saya. Entah kenapa, rasa miris itu kembali hadir. Sejak sekitar dua tahun yang lalu, saat mendengar berita tentang kematian Ayah saya, saya jadi begitu membenci berita itu. Oke, mungkin bukan membenci, mungkin lebih tepatnya trauma yang begitu besar yang akhirnya membuat saya begitu takut mendengar berita semacam itu. Selalu ada rasa takut berlebih saat saya mendengar berita semacam ini.

Dan hari ini, lagi-lagi saya mendengarnya. Seorang sepupu dari pacar saya yang masih berumur belasan tahun sore ini meninggal dunia karena sakit. Walaupun dia bukan termasuk dalam inner circle keluarga inti saya, tapi rasa miris itu tetap datang menyerang. Saya tetap saja dilanda kesedihan. Saya tetap saja mengutuk dan mempertanyakan : kenapa, sih harus ada berita duka cita?

Sejak saat mendengar berita kematian Ayah saya, saya jadi begitu membenci suara telpon di tengah malam atau pada jam-jam tidak wajar lainnya. Setiap kali ada dering telpon pada jam-jam itu, pikiran-pikiran buruk selalu menghantui saya. Ya, nyatanya saya hanya terlihat kuat di luar, sebenarnya saya tetap saja menyimpan trauma, ketakutan, kepanikan, atau apapun itu namanya akan sebuah berita kematian.

Untuk semua kerabat, keluarga, sahabat, dan semua yang mendahului kami yang masih 'berdiri tegak' di dunia ini, saya mengucapkan :

"Innalillahi Wa Inna Illahi Rojiun, Semoga arwahmu diterima di sisi-Nya dan diberikan kemuliaan serta kelancaran jalan oleh-Nya. Diringankan segala dosa-dosanya dan bisa tenang di sana."

Happy Fasting, All..!! ;)

Hari ini adalah hari pertama puasa Ramadhan. Tapi kok kayaknya makin kesini, makin nggak kerasa ya nuansa sakral khas bulan Ramadhan-nya?!? Apa karena pengaruh kemajuan zaman, makanya makna dan kesakralan bulan Ramadhan jadi bergeser.

Kalo dulu-dulu, saya merasa, setiap bulan suci ini datang, setiap orang dengan gegap-gempita menyambut kedatangannya. Ucapan 'selamat menjalankan ibadah puasa' dan yang sejenisnya terpampang dimana-mana, mulai dari billboard, poster, spanduk, neonbox, dan banyak lagi. Tapi kalo sekarang kok kayaknya semua itu semakin terkikis ya?!?

Walaupun saya semakin nggak merasaka aura datangnya bulan suci Ramadahan pada tahun ini, tapi saya tetap senang dengan kedatangannya.

And after all, I just wanna say...

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1430 H
Mohon Maaf Lahir & Bathin
...atas segala salah & khilaf, baik kata maupun tindakan yang pernah diperbuat, sengaja ataupun tidak...

Byebye 'Read More'!!!

Akhirnya blog saya kembali normal. 'Read More' yang tadinya nggak berguna, sekarang benar-benar nggak digunakan. Karena error terus-terusan, akhirnya saya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan fasilitas itu. Saya menampilkan keseluruhan isi posting-an saya di halaman muka. Jadi para pembaca bisa langsung membacanya tanpa menekan 'Read More' terlebih dahulu.

Tombol 'Read More' itu memang masih ada di akhir posting-an, tapi udah nggak berguna. Belum saya hilangkan karena saya nggak tau gimana caranya. :D

Sooo...selamat menikmati. Semoga memang ada tulisan-tulisan yang bisa dinikmati di blog saya ini. Terima kasih..

:)

Akhirnyaaaaa....

Yippie..
Akhirnya blognya kembali normal.
Thanks to my luvly nDuthy who has repaired my blog.

Senangnya...
Walaupun
recent post-nya cuma bisa buat 5 judul, tapiiiii....gapapa, deh. Yang penting nongol, nggak cuma nongol judulnya.

:)

Kenapa ya??

Huh!!! Ada apa dengan blog gue ya? Kok 'recent post'-nya ga nongol?!? Padahal udah dibenrin, tapi tau-tau malah kumat-kumat terus.. Apa yang salah sih??? Kok bisa tau-tau menghilang gitu??
Sebelllll...!!!!

*Marah Mode : On*

Special Thanks


pristafitrinia.blogspot.com Mengucapkan :

Terima Kasih Yang Sebesar-Besarnya Kepada Dimas [3PrODuction*]

Yang telah berperan dalam memperindah dan memramaikan blog ini.
Terima kasih untuk wallpaper, kalender, on-line chatting with Yahoo Messenger, 'Search&Fine' button, counter, dll.



*3PrODuction (Graphic Design, 2D/3D Animation-Modelling, Web Design, Motion Graphics, Videography, Broadcast Design)